RSS

Tahun Ini Dua Komet Melintasi Bumi

02 Jan

02-01-2013 9-37-26

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTASelama tahun 2013 penduduk Bumi berpeluang menyaksikan dua pertunjukan komet yakni komet Pan-STARRS yang akan melintasi Bumi bulan Maret dan komet ISON delapan bulan kemudian.

Komet ISON yang baru ditemukan akan terbang 1,9 juta kilometer dari pusat Matahari pada 28 November 2013, kata astronom Donald Yeomans, Kepala Near Earth Object Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) di California seperti dikutip Reuters.

Saat komet mendekat, panas Matahari akan menguapkan es pada tubuh komet, menciptakan apa yang sering disebut ekor spektakuler yang terlihat dari langit malam Bumi tanpa teleskop atau teropong pada Oktober 2013 sampai Januari 2014 jika berhasil bertahan melewati Matahari.

“Komet ISON… bisa menjadi komet paling terang yang terlihat dalam beberapa generasi–bahkan lebih terang dari bulan purnama,” tulis astronom Inggris, David Whitehouse, di The Independent.

Komet ISON bisa hancur berkeping-keping saat berada dekat dengan Matahari dan bisa gagal membentuk partikel ekor yang bisa dilihat dari Bumi.

Benda-benda astronomis seperti komet ISON datang dari Oort Cloud, sekelompok batuan beku dan es yang mengelilingi Matahari pada jarak 50 ribu kali lebih jauh dari orbit Bumi.

Pada 21 September 2012, dua astronom amatir dari Rusia menangkap gambaran sebuah komet dengan teleskop yang merupakan bagian dari International Scientific Optical Network (ISON), yang kemudian dijadikan nama komet itu.

“Obyek ini lambat dan punya gerakan unik. Tapi awalnya kami tidak yakin ini sebuah komer karena skala gambarnya cukup kecil,” kata astronom Artyom Novichonok, salah satu penemu.

Novichonok dan rekannya, Vitali Nevski, kemudian melakukan pemantauan lagi menggunakan teleskop yang lebih besar di Maidanak Observatory di Uzbekistan.

Astronom lain melakukan hal yang sama dan mengonfirmasi bahwa obyek di luar orbit Planet Jupiter dalam konstelasi Cancer itu memang sebuah komet.

Jalur komet ISON serupa dengan komet yang melintasi Bumi tahun 1680, komet yang sangat terang sampai ekornya bisa dilaporkan terlihat pada siang hari.

Orbit komet ISON diproyeksi punya jalur serupa dengan komet yang melintas tahun 1680 sehingga para ilmuwan bertanya-tanya apakah ini merupakan pecahan dari planet itu.

Redaktur: Taufik Rachman
Sumber: antara

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 2, 2013 in Sains

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: