RSS

Christina: Alquran yang Saya Cari

07 Jan

07-01-2013 13-46-58

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Pada 25 Desember 2002, Christina memutuskan menjadi Muslim. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat dalam usia 47 tahun.

“Awalnya, aku ragu akan menjadi penganut Katolik yang baik, tapi aku selalu pergi ke gereja dan berdoa kepada Tuhan,” kata dia seperti dikutip onislam.net, Jumat (4/1).

Keraguan Christina terjadi saat ia begitu berat berdoa kepada Yesus. Padahal ia membutuhkan Tuhan.

“Aku memang tidak datang dari keluarga religius. Nenekku sesekali membawaku ke gereja. Anda tahulah, itupun hanya di hari besar saja,” kata dia.

Meski tidak berasal dari keluarga religius, Christina begitu antusias mendalami ajaran Kristen. Ia percaya, kehidupan yang dijalaninya berasal dari kebenaran. Untuk menuju kebenaran itu ia membutuhkan tuntunan agama.

Sebabnya, pada usia tujuh tahun, Christina mulai belajar mengenal Tuhan dengan rutin mengunjungi gereja. Setahun kemudian, ia mulai mempelajari Injil.

Memasuki usia 47 tahun, Christina bertemu dengan seseorang Muslim.

Ia sendiri belum pernah bertemu muslim dan tidak tahu-menahu tentang ajaran Islam. Pertemuan itu terjadi setelah tragedi 9/11. Sejak itu ia mulai membaca Alquran. “Jujur, inilah yang aku cari,” kata dia.

Redaktur: Karta Raharja Ucu
Reporter: Agung Sasongko

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 7, 2013 in Mu'alaf

 

Tag:

One response to “Christina: Alquran yang Saya Cari

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: