RSS

Janji Melalui Sepotong Kayu (1)

24 Feb

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Afriza Hanifa

berdoa

Pada zaman dahulu sebelum era keislaman, hidup seorang pemuda dari kalangan Bani Israil yang memiliki pribadi luhur.

Ia sangat jujur dan tak pernah ingkar janji. Suatu hari, si pemuda sangat membutuhkan uang untuk keperluannya. Ia pun meminjam sejumlah uang kepada seseorang yang ia kenal. Namun saat itu tak ada saksi dalam interaksi utang piutang tersebut.

“Datangkan kemari para saksi yang akan mempersaksikan,” ujar si peminjam uang.

“Cukuplah Allah sebagai saksi,” kata si pemuda.

“Kalau begitu, datangkan kepadaku seorang penjamin,” pinta si peminjam lagi.

Namun si pemuda tak memiliki seseorang untuk menjadi saksi apalagi penjamin. Ia hanya bisa berucap, “Cukuplah Allah sebagai penjamin,” kata si pemuda.

Namun baginya, menyebut asma Allah dalam ikatan perjanjian maka menjadikannya sangat kuat. Jika dilanggar, ia amat takut Allah murka. Tekad si pemuda pun dipercaya si peminjam.

“Kau benar” katanya. Ia pun kemudian memberi pinjaman seribu dinar kepada sang pemuda. Keduanya pun menyepakati masa jatuh tempo pengembalian uang tersebut.

Pergilah si pemuda mengarungi samudera, memenuhi kebutuhannya dengan uang pinjaman tersebut. Saat jatuh masa tempo pengembalian, ia pun bermaksud kembali ke pulau dimana si peminjam tinggal. Namun apa daya, tak ada layanan perahu menuju tempat si peminjam.

Padahal di hari biasa perahu selalu tersedia, namun entah mengapa hari itu si pemuda tak mendapati satu pun perahu meski telah mencarinya dengan keras. Cemaslah hati pemuda, ia tak mau melanggar kesepakatan dan janji utangnya.

Redaktur : Heri Ruslan

Nur Aminudin
STMIK PRINGSEWU

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 24, 2013 in Khazanah

 

Tag:

One response to “Janji Melalui Sepotong Kayu (1)

  1. endangpurstmikpringsewu

    Februari 24, 2013 at 2:53 pm

    Reblogged this on endangpurstmikpringsewu.

     

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: